Langsung ke konten utama

Daily Activity (Indonesian Version) 19

Makassar, 29 October 2018

Oke genk, kembali lagi dan senang bertemu dengan Anda, hari ini kami siap membuat tapai atau tape lagi. karena tape di minggu lalu itu tidak sempurna, jadi kami mencoba lagi dan berharap kali ini tidak gagal. untuk informasi buat Anda, tape memiliki beberapa hal yang menarik, tape memiliki beberapa manfaat bagi tubuh manusia, seperti :
  1. Berisi probiotik yang dapat membantu pencernaan dalam tubuh.
  2. Dapat mengikat dan menghilangkan Aflatoxin (racun) dari tubuh.
  3. Dapat mencegah anemia karena mengandung Vitamin B12.
  4. Berisi komponen bioaktif yang bertindak sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas.
  5. Berisi Vit B1 (Tiamina) yang dibutuhkan oleh sistem saraf, sel otot, dan pencernaan.
  6. Dikonsumsi dalam waktu lama (dalam dosis tertentu), dapat mencegah stroke dan serangan jantung.
  7. Mengandung antioksidan yang berguna untuk pencegahan kanker, penuaan dini, dan berbagai penyakit degeneratif.
  8. Mengkonsumsi tape Ketan Hitam dapat menyebabkan rasa hangat di tubuh.
Mari kita lihat cara membuat tape

Bahan :
  • 1 kg ketan hitam
  • 2 butir ragi tape, keringkan dan haluskan
  • 6 daun pisang besar
  • 4 sendok makan gula
Prosedur :
  • Cuci bersih ketan. Rendam ketan selama 7 jam an. Kemudian kukus selama kurang lebih 30 menit. Angkat ketan dan pindahkan ke wadah, kemudian disiram dengan air mengalir sambil diaduk aduk rata. Tiriskan.
  • Panaskan kukusan, dan masukkan ketan. Kukus kembali sampai matang kira kira 30 menit.
  • Biarkan dingin ketan yang sudah matang di wadah nampan sampai menjadi suhu normal(dingin). Kemudian taburkan ragi yang sudah dihaluskan diketan. Aduk dengan sendok sayur sampai benar benar rata.
  • Kemudian pindahkan ketan ke wadah yang mudah untuk dibungkus daun pisang. Selama pemberian ragi, pastikan tidak terkontaminasi dengan tangan maupun bahan lainnya terutama garam dll. Bungkus rapi dengan daun pisang hingga tidak ada ruang untuk udara masuk. Letakkan wadah berisi ketan ini ke ruang yang gelap selama 2 hari.
  • Ketan yang sudah difermentasikan bisa ditaburi gula pasir lagi, kalo suka manis. Dan Tape ketan hitam siap dihidangkan.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sedikit Tentang The Wind Chime By Chef Felix

                                    Sejak tahun 2005, Bandung punya satu restaurant fine dining yang menyajikan berbagai sajian Western food berkelas, namanya The Wind Chime by  Chef Felix . Pernah dinobatkan sebagai salah satu restaurant terbaik di Asia versi The Miele Guide tahun 2009. Selain itu Chef Felix pun sudah dikenal sebagai salah satu chef terbaik di Bandung.  Di tahun 2017, The Wind Chime akhirnya buka kembali di daerah Pajajaran, tepatnya di  Jl. Arjuna No.63a, Arjuna, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40172 - Indonesia. The Wind Chime Menyediakan Menu  A`la carte, adapun menunya sebagai berikut : THE INTERPLAY OF FLAVOURS Cold and hot starters Mixed Baby Greens (tender baby greens / balsamic dressings) Mushroom Cream Soup (butter roll) Roasted Pumpkin Soup (Croutons) Escargot (with fine herbs cream/pernod/croutons) ...

EQUIPMENT AND UTENSILS ( The WindChimes )

Kali ini saya akan posting Equipment dan Utensil yang ada di restaurant The Wind Chime, perlu teman-teman ketahui bahwa beberapa Equipment yang ada di restaurant ini merupakan barang impor dari beberapa negara di Eropa, tentunya masalah kualitas,kelebihan atau keunggulan,dan keamanan dijamin terbaik, ok langsung saja.. EQUIPMENT Bandung, 15 Agustus 2017 CHARCOAL GRIL AND OVEN PIRA Equipment ini merupakan senjata utama dari restaurant The Wind Chime. restaurant ini mengusung menu-menu Classic, seperti steaknya yg juici merupakan hidangan andalan yang diolah menggunakan alat ini. Di datangkan dari jerman dan merupakan perpaduan antara grill dan oven tanpa menggunakan listrik ataupun gas, Charcoal (arang) merupakan amunisi yang digunakan untuk memanaskan peralatan ini, suhunya bisa mencapai hingga 700º C, disaat mencapai suhu maksimum, suhu bagian luar alat ini rendah, sangat aman karena alat ini bisa mengatur atau menjaga temperaturnya hingga 70ºC di bagian l...

TERMINOLOGY FOR INDONESIAN BUFFET ( TUGAS TAMBAHAN 02 )

#PASUKANBODREX We have some homework to find what is the terminology menu from Indonesian buffet. we must explain what is terminology menu in Indonesian buffet Rujak Mie Rujak Noodles typical of Palembang is a noodle that uses sauce of vinegar and brown sugar. The contents are complete ranging from yellow noodles, soun, and bean sprouts. Rujak noodles from Palembang using wet yellow noodles and suun as the main ingredient. Other complementary form of tofu, bean sprouts that have been brewed hot water and cucumber. The gravy is made from boiled water, brown sugar, vinegar, and spices consisting of red pepper, garlic, ebi, and salt. The sprinkling of fried onion and crunchy noodle crackers. Although not made from fresh fruits and vegetables, the name of rujak in this dish seems to describe the fresh sensation when eating it. Source : https://resepnusantara.id/rujak-mie-khas-palembang/ Dojang Nakeng Discovered this seafood dish in the provincial town ...