Langsung ke konten utama

Daily Activity (Indonesian Version) 10

Makassar, 29 August 2018

Kita bertemu lagi, hari ini seperti hari lain kami bersiap untuk membuat Sourdough lagi untuk Breakfast besok. kami membuat banyak jenis roti. Tapi saya penasaran tentang hal yang menarik tentang Sourdough. Ayo kita cari mereka.

Salah satu komponen penting yang membuat sourdough punya karakter unik adalah biang roti sourdough yang dibuat sendiri. Meski berbahan alami, ragi itu mempunyai nilai plus. Yaitu, bisa bertahan lama. Bisa bertahun-tahun, bahkan diturunkan ke generasi selanjutnya. Dengan catatan, ragi dirawat baik. Wah, mirip cerita Madre karangan Dee Lestari ya. menyimpan madre bak memelihara makhluk hidup. Sebab, dalam biang, ada koloni.

bakteri baik yang terus berkembang. Setiap minggu madre harus “diberi makan” tepung dan air. Proses memberikan makan itu juga memungkinkan bakteri mendapat suplai oksigen. roti yang dibuat dengan pengembang madre seakan punya perasaan. Pembuat roti harus berada dalam mood baik agar roti maupun biang bisa berhasil. Tentu saja, itulah tantangan berat karena pembuatan roti sourdough bisa memakan waktu nyaris seharian.




NB :
Dan hari ini juga kami sekelas mendapatkan masalah yang yang sangat rumit. akibatnya kami disuruh untuk menghentikan proses praktik membuat roti dan harus meninggalkan kitchen. ya, tentu saja karena kesalahan fatal yang kami perbuat hari ini. ini merupakan hari yang tidak akan saya lupakan. mudah-mudahan kesalahan seperti ini tidak akan kembali kami lakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sedikit Tentang The Wind Chime By Chef Felix

                                    Sejak tahun 2005, Bandung punya satu restaurant fine dining yang menyajikan berbagai sajian Western food berkelas, namanya The Wind Chime by  Chef Felix . Pernah dinobatkan sebagai salah satu restaurant terbaik di Asia versi The Miele Guide tahun 2009. Selain itu Chef Felix pun sudah dikenal sebagai salah satu chef terbaik di Bandung.  Di tahun 2017, The Wind Chime akhirnya buka kembali di daerah Pajajaran, tepatnya di  Jl. Arjuna No.63a, Arjuna, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40172 - Indonesia. The Wind Chime Menyediakan Menu  A`la carte, adapun menunya sebagai berikut : THE INTERPLAY OF FLAVOURS Cold and hot starters Mixed Baby Greens (tender baby greens / balsamic dressings) Mushroom Cream Soup (butter roll) Roasted Pumpkin Soup (Croutons) Escargot (with fine herbs cream/pernod/croutons) ...

EQUIPMENT AND UTENSILS ( The WindChimes )

Kali ini saya akan posting Equipment dan Utensil yang ada di restaurant The Wind Chime, perlu teman-teman ketahui bahwa beberapa Equipment yang ada di restaurant ini merupakan barang impor dari beberapa negara di Eropa, tentunya masalah kualitas,kelebihan atau keunggulan,dan keamanan dijamin terbaik, ok langsung saja.. EQUIPMENT Bandung, 15 Agustus 2017 CHARCOAL GRIL AND OVEN PIRA Equipment ini merupakan senjata utama dari restaurant The Wind Chime. restaurant ini mengusung menu-menu Classic, seperti steaknya yg juici merupakan hidangan andalan yang diolah menggunakan alat ini. Di datangkan dari jerman dan merupakan perpaduan antara grill dan oven tanpa menggunakan listrik ataupun gas, Charcoal (arang) merupakan amunisi yang digunakan untuk memanaskan peralatan ini, suhunya bisa mencapai hingga 700º C, disaat mencapai suhu maksimum, suhu bagian luar alat ini rendah, sangat aman karena alat ini bisa mengatur atau menjaga temperaturnya hingga 70ºC di bagian l...

TERMINOLOGY FOR INDONESIAN BUFFET ( TUGAS TAMBAHAN 02 )

#PASUKANBODREX We have some homework to find what is the terminology menu from Indonesian buffet. we must explain what is terminology menu in Indonesian buffet Rujak Mie Rujak Noodles typical of Palembang is a noodle that uses sauce of vinegar and brown sugar. The contents are complete ranging from yellow noodles, soun, and bean sprouts. Rujak noodles from Palembang using wet yellow noodles and suun as the main ingredient. Other complementary form of tofu, bean sprouts that have been brewed hot water and cucumber. The gravy is made from boiled water, brown sugar, vinegar, and spices consisting of red pepper, garlic, ebi, and salt. The sprinkling of fried onion and crunchy noodle crackers. Although not made from fresh fruits and vegetables, the name of rujak in this dish seems to describe the fresh sensation when eating it. Source : https://resepnusantara.id/rujak-mie-khas-palembang/ Dojang Nakeng Discovered this seafood dish in the provincial town ...